Jenny Cortez akan memperkarakann redaksi majalah yang menjual namanya tanpa izin. Di majalah itu tertulis 'Foto-foto Syur Jenny Cortez'.
"Aku merasa dirugikan banget. Mereka nggak ada konfirmasi untuk mengeluarkan foto, mengeluarkan nama aku saja sudah salah, karena tanpa izin atau konfirmasi. Lalu kata manajer aku, bilang oke, kita tuntut mereka," terang Jenny bersama manajernya, Tata Liem saat ditemui di Ancol, Jakarta Utara, Selasa (20/4) malam.
Rencananya, Rabu (21/4) ini, Jenny bersama manajemennya akan memberikan somasi kepada pihak majalah Oke Magazine.
"Kalau sampai dua atau tiga hari tidak ditanggapi, kami akan mengambil tindakan jalur hukum," terang manajer Jenny, Tata Liem.
Jenny merasa dirugikan karena pemuatan foto-foto di majalah tersebut. Imejnya sebagai artis seronok semakin menguat. Padahal Jenny mengaku tengah berusaha merubah imej. Dan akibat foto-foto di majalah itu, tawaran bermain iklan pun harus ditunda.
"Saya ingin buat imej Jenny lebih sopan, karena saya juga nggak mau imejnya jelek terus. Lalu ada tawaran dari salah satu PH, akhirnya dengan kasus ini jadi ditunda. Mereka bilang 'Jenny kok imejnya gak berubah yah, masih bugil-bugilan', karena itu kan buat iklan," ujar Tata.
Jenny menegaskan, kalau nantinya ada permonahan maaf dari pihak majalah Oke Magazine, Jenny mengaku tetap berusaha membawa masalah tersebut ke jalur hukum.
"Nggak. Ini sudah benar-benar merugikan aku banget. Meski nanti mereka minta maaf, aku mau tetap mereka dituntut secara hukum. Aku sudah bilang dengan manajer aku, aku nggak mau (berdamai, red). Karena dari kemarin aku dikerjain sama orang, kalau damai terus kedepannya kan dikerjain orang terus," tukas Jenny.
Sekadar mengingatkan, majalah Oke Magazine sempat membuat Luna Maya dan Rebecca meradang karena tulisannya. Di majalah itu, Luna dan Rebecca disebut sebagai artis yang bisa di-booking. Meski akhirnya perseteruan itu berujung damai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar