Prediksi Korea Utara vs Portugal Tekanan ada di puncak Cristiano Ronaldo untuk mencetak gol ketika Portugal bertemu Korea Utara pada pertandingan lanjutan Grup G, Senin (21/6). Tetapi Portugal mungkin tanpa gelandang Deco yang cedera panggul.
Korea Utara vs Portugal Deco absen latihan, Minggu (20/6), menyebabkan kondisinya diragukan untuk membela skuat asuhan Carlos Queiroz itu. Padahal Portugal membutuhkan kemenangan besar, agar mereka membuka peluang lebar lolos ke babak kedua. Apalagi di laga terakhir mereka bertemu juara dunia lima kali Brasil, Jumat (25/6).
Posisi itu membuat Ronaldo termotivasi untuk meraup angka penuh. "Kami akan bertarung. Jika kami menang, itu pijakan bagus bagi kami untuk lolos ke babak selanjutnya," jelas Pemain Terbaik Dunia yang merumput di klub Real Madrid Spanyol itu.
"Kendati harapan menjadi juara dunia masih jauh, kami terus berharap, impian itu menjadi kenyataan," jelas Ronaldo yang sebelumnya menjadi bintang klub raksasa Inggris Manchester United.
Di kubu Korut, pelatih Kim Jong-hun merasa anak asuhannya mampu bermain baik saat kalah 1-2 dari Brasil di penampilan pertama. Korut pun mengakui, kekuatan Portugal ada pada Ronaldo yang diharapkan mencetak gol setelah paceklik selama hampir dua tahun. Terakhir kali Ronaldo melesakkan gol bagi negaranya pada Piala Eropa 2008 silam.
"Saya tidak mencetak gol untuk Portugal selama dua tahun. Saya berharap akan mencetaknya esok," tukas Ronaldo yang juga pemain termahal dunia. Penegasan Ronaldo itu tentu juga menjadi harapan pelatih Carlos Queiroz, setelah timnya hanya bermain imbang tanpa gol saat bertemu Pantai Gading di duel pembuka penyisihan Grup G.
"Tentu saya ingin pemain mencetak gol, termasuk pada diri Ronaldo. Tetapi yang terpenting, kami menang. Tidak masalah siapa yang menjaringkan bola ke gawang," tandas Queiroz yang sempat menjadi asisten pelatih di Barcelona dan Manchester United, serta beberapa bulan menjadi pelatih Real Madrid.
Ronaldo memang menjadi momok bagi Korea Utara. Sosok Ronaldo mengingatkan kepada nama besar Eusebio. Pemain yang membuyarkan keunggulan Korea Utara ketika ditekuk Portugal 3-5 pada Piala Dunia 1966 Inggris. Padahal saat itu Korut sempat unggul 3-0, tetapi Eusebio mampu menjaringkan empat gol sehingga Portugal yang akhirnya keluar sebagai pemenang.
Bahkan pemain Korea Utara menilai Ronaldo lebih baik ketimbang Eusebio. "Ronaldo lebih baik dibandingkan dengan Eusebio," jelas striker Jong Tae-se. "Dia punya skill lebih baik, unggul dalam teknik dan taktik," tambahnya.
Duel Portugal melawan Korea Utara mengingatkan prestasi manis kedua negara yang secara bersamaan tampil mengejutkan pada Piala Dunia 1966 itu. Korea Utara mampu mengalahkan Italia 1-0, sekaligus menjadi tim Asia pertama yang lolos ke delapan besar. Sedangkan Portugal dengan talenta Eusebio melenggang hingga semifinal.
Kini, kedua tim kembali bertemu untuk berebut supremasi. Laga yang menentukan untuk memastikan laju tim ke babak selanjutnya.
Minggu, 20 Juni 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar